Ini Ramadhan…

Ditengah deru suara lalu lintas yang mengiringi kaki siang tadi beranjak pergi ke daerah termacet di negeriku. Di dalam bis ber-AC yang lembut menyapa beberapa orang dengan belaiannya dan membuatnya tertidur dalam keadaan berpuasa. Beberapa diantaranya menempelkan ear phone ke kuping mereka, entah musik apa yg sedang didengarnya.  Sementara saya baru beranjak naik dan mencari kursi kosong sambil menyimak sambil lalu lagu yang sedang di nyanyikan oleh pengamen yang berdiri, berekspresi mengais rizki di siang hari mendendangkan lagu yang ternyata adalah lagu Ahmad Dhani berjudul “Kuldesak”.

Setelah saya dapati kursi yang cukup nyaman, saya perhatikan ekspresi pengamen tsb…“hmmm not bad suaranya terutama lagunya”, cukup saya kenal baik krn saya juga suka lagu tsb. Sambil merogoh sesuatu dalam tas saya yang tertahan sampai lagu tersebut selesai di nyanyikan dgn baik.

Ini Ramadhan, hari pertama…tangan saya yang sedari tadi tersembunyi dalam tas merogoh Alqur’an kecil. Saya buka halaman terakhir saya baca, surat Al Baqarah. Selesai berta’awudz dan basmalah saya mulai menikmati ayat demi ayat tanpa mempedulikan lagi lagu yang di nyanyikan oleh pengamen, orang lalu lalang sampai saat kondektur menagih tarif bus.

Saya lanjutkan menikmati bacaan ayat demi ayat dan mencoba tartil dalam membacanya. Hingga tanpa terasa tetes air mata mengalir…2 butir saja, di kiri dan kanan mata saya.  Entah, rasanya indah sekali mendendangkan kata demi kata tempat Allah bercerita dan menasehati diri ini. Saya menjadi autis dan tdk peduli sekitar hingga saat terdengar kata “komdak” yang diteriakan oleh kenek bus yang menandakan bahwa bis sudah berada di Komdak.

Ini Ramadhan…saya teruskan bacaan dgn memperkirakan 1/2 lembar berikutnya adalah saat saya berhenti membaca dan siap untuk turun. Saya tidak mau menyia-nyiakan waktu dgn hal lain selain bercengkrama dengan indahnya Allah berkisah dan menasehati diri ini.

Ini Ramadhan…hari pertama, harinya Alqur’an…harinya puasa bagi ummat muslim untuk 30 hari kedepan dgn mengharap gelar “la’alakum tattaqun”. Insya Allah…Amien. Goal saya ramadhan ini bisa khatam 2X, insya Allah. Ditengah kesibukan mencari rizki saya berusaha tdk menyiakan waktu dgn hal2 yg tdk berguna dan duniawi semata. Ini Ramadhan…bisa jadi ramadhanku yang terakhir. I have to do my best.

Ini Ramadhan… Bulan yang spesial dan luar biasa, dimana ampunan berlimpah ruah tanpa pandang bulu sebesar apapun dosa kita sebagai manusia kita miliki, asal mempunyai niat yang besar dan tulus untuk bertobat dan tak bosan-bosannya bertobat, Insya Allah kita akan terlahir sebagai bayi yang suci dan tak berdosa selepas ramadhan nanti.

Ini Ramadhan…selain target ampunan, ada target lain…yaitu menabung amal ibadah yang tentunya dijanjikan oleh Allah dengan limpahan pahala yang berlipat-lipat apabila kita lakukan amal kebajikan dibulan ini, utamanya membaca Alqur’an. Saya mencoba berinteropeksi diri dan malu ati kalau ingat ini…berjihad tidak, sedekahpun juga tergolong tdk banyak krn keterbatasan kemampuan materi…jadi satu-satunya jalan adalah memperbanyak amalan tadabbur dan tilawah Alqur’an yang sedianya saya lakukan tiap hari selepas subuh atau magrib. That’s it. Dan mencoba menularkan kebiasaan ini kepada anak2 dan istri saya.

Ini Ramadhan…selain mengharap keridhoan Allah saya jg berharap dan berdoa agar banyak saudara saya yang cinta kepada Alqur’an dimanapun berada dan kapanpun juga. Tidak malu dan bangga ketika membacanya sama seperti bangganya dia ketika membaca novel-novel terkenal yang baru released dan bangga ketika orang lain mengetahui bahwa dia “up to date” krn sudah memiliki novel tsb krn terlihat sedang membacanya. Mestinya kita harus lebih bangga kepada Alqur’an ketimbang produk2 bacaan karya manusia lainnya. Karena Alqur’an adalah karya sang Maha Pencipta sebagai bentuk aktualisasi cinta dan kasihNya dgn memberikan petunjuk dan juklak hidup yang sudah dibuat sedemikian rupa hingga mudah untuk dibaca, dihafal dan diamalkan, bahkan oleh anak TK sekalipun!😀

Semakin sering kita baca, sama halnya dengan semakin seringnya kita mengisi relung hati dan fikiran dengan cahaya-cahaya illahi yang berbuah hikmah dikeseharian.

Ini Ramadhan…dan Rasulullah mengingatkan untuk sering membaca Alqur’an krn Alqur’an akan menjadi salah satu pemberi pertolongan di yaumil akhir nanti, cahayanya akan menerangi kita kelak sebagai buah dari kebiasaan kita membacanya dan akan memberikan syafa’at (pertolongan) disaat semua manusia kalang kabut mencari pertolongan dan cahaya di padang masyar nanti.

Ini Ramadhan…bisa jadi Ramadhan kita yang terakhir, sebelum meraih predikat ‘mayat’ dan berakhir dalam harumnya bau tanah yang khas menyelimuti diri hingga kiamat menghampiri dan kita dibangkitkan kembali,  menyisakan pertanyaan dan penyesalan dalam diri ketika tdk mengoptimalkan waktu di dunia untuk beribadah sebagai bekal nanti, terutama di Ramadhan ini.

Wallahu’alam

One thought on “Ini Ramadhan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s