Karena teladan, bukan penelitian
Posted by Moi in What's on my mind on February 22, 2012
Di beberapa postingan dalam blog saya ini ada beberapa kutipan hadist yang mencantumkan hasil penelitian ilmiah dan medis dari hadist tersebut. Beberapa hadist yang secara ilmiah dan medis sangat bermanfaat thd kehidupan manusia. Contoh hadistnya ada disini, disini dan disini.
Muhammad SAW adalah seorang yg mulia yg keberadaannya sudah dipersiapkan dan sudah di informasikan berabad-abad bahkan sebelum kakeknya beliau sendiri lahir di dunia. Informasi ini dilanjutkan secara berantai dan di dokumentasikan dalam kitab-kitab suci agama samawi di dunia ini. Dari ALLAH swt sebagai pencipta kita semua, kepada para utusan sebelum Muhammad SAW.
Kehidupan Muhammad kecil hingga dewasa sangat terjaga dan dijaga dari segala macam hal-hal yg bersifat tidak berguna, baik bagi dirinya maupun bagi masyarakat. Pernah beliau terpesona dengan lantunan syair seorang penyair cantik di Mekkah, lalu ALLAH swt meniupkan hawa tidur yang nyenyak yang membuat Muhammad muda tertidur dan melupakan lantunan syair dan wanita pelantunnya tersebut. Begitulah salah satu cara ALLAH swt menjaga kemuliaan sifat dan sikap seorang Muhammad sejak muda hingga dia diresmikan sebagai seorang Rasul bagi ummat manusia.
Bukan hanya penjagaan secara fisik yang dilakukan oleh ALLAH swt kepada Muhammad, juga secara rohani dan kemurnian hati yang indah dan tetap terjaga indah hingga akhir hayat beliau.
Pertanyaannya, kenapa ALLAH subhanahu wa ta’ala melakukan itu semua? Read the rest of this entry »
Jenderal Bintang 9, Jenderal no. 1 di dunia!
Posted by Moi in What's on my mind on June 15, 2011
Seumur hidup saya, belum pernah melihat beliau berdiri tegak sejajar dengan tinggi saya maupun berjalan berdampingan dengan saya seperti kebanyakan ayah dan anak di dunia ini.
Seumur hidup saya, harus saya tundukkan kepala ini atau berjongkok pertanda hormat sekaligus mensejajarkan diri dengan beliau untuk dapat bersenda gurau bersama beliau atau sekedar mendengarkan cerita dan nasihat beliau kepada kami, anak-anaknya. Beliau begitu tegas, lugas dan lantang dalam berbicara. Pertanda ketegaran beliau dalam menghadapi hidup selama puluhan tahun dalam kondisi lumpuh, tidak dapat berdiri dan harus puas melakukan aktivitas apapun dlm kondisi berjongkok lalu duduk kembali di singgasananya.
Selepas bertugas di Irian jaya, sekitar tahun 70-an beliau mengundurkan diri dari ABRI (sekarang TNI namanya) karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk bertugas. Bu Le’ saya pernah cerita, bahwa beliau dulu gagah sekali setiap kali pulang ke rumah di Solo dengan mengenakan seragam ABRI angkatan darat. “Bapakmu dulu gagah sekali, bu le’ seneng lihat dia kalo pulang dan pergi dari rumah pake seragam ABRI” penggalan cerita itu yang kadang membuat saya sedih dan membayangkan seperti apa kegagahan bapak kalau berdiri tegak menopang senjata dan berjuang untuk negeri ini…
Read the rest of this entry »
Day One…
Wajah Ibu Muslimah tegang di siang itu, sudah terkumpul 9 orang anak yang akan menjadi muridnya. Harapannya sangat besar akan adanya 1 anak lagi sebagai muridnya agar syarat 10 murid terpenuhi untuk memulai kelas baru. Saya bisa merasakan keinginannya yang besar untuk menjadi guru bagi mereka, mereka yang tergolong sebagai anak-anak marjinal di pesisir sumatera yg berada pada pertengahan nasib…bekerja sebagai kuli di perusahaan timah atau sekolah.
“Semestinya hari ini adalah hari pertama saya menjadi guru pak” begitulah kira-kira dialog Ibu Muslimah kepada kepala sekolah dengan mata yang terus memandang ke arah lain mencari 1 anak tambahan sebagai muridnya, lalu pada scene lain di tampilkan sosok seorang Harun sebagai murid terakhir yang melengkapi kebahagiaan akan impian Ibu Muslimah, menjadi guru.
Simpul Baru
Posted by Moi in What's on my mind on March 30, 2011
Friends, It is with mixed emotions that I send this email. As you may know, today is my last working day….etc.
Di atas adalah sekelumit potongan kata-kata saya yang tertulis diantara berjuta fikiran dan tulisan yang sempat mampir untuk ditulis pada alamat email yang tak akan saya pakai lagi untuk waktu yang lama.
Sebuah email perpisahan kepada rekan-rekan di kantor. Sebenarnya itu bukan perpisahan tapi perluasan pintu silaturahim. Pintu baru bagi kehidupan baru akan terbuka bagi siapa saja yg bisa memanfaatkannya.
Bukan perkara saya kehilangan sahabat atau sahabat saya kehilangan saya, tapi perkara bahwa saya akan menjadi media bagi sahabat saya dalam memperluas tali silaturahim baik bagi saya maupun sahabat saya saat ini. Saya akan menjadi mata dan simpul baru ditempat yang baru. Begitu juga dengan berbagai ilmu dan pengalaman tempat yang lama, akan menjadi hikmah baru bagi sahabat baru saya nanti.
Kita saling mengisi, saling mengait melalui simpul baru, Saya.
Suara itu…
Posted by Moi in What's on my mind on March 25, 2011
Kalimat dan suara yang sudah membahana sejak ber-abad
Suara yang sering saya dengar sejak kecil
Suara yang bermakna sekedarnya atau sebagai pelengkap luasnya langit bagi yang tak mengerti atau ditulikan oleh-Nya
Friends
Posted by Moi in What's on my mind on March 4, 2011
Dulu sering saya mempermainkan sahabat-sehabat sekerja saya sewaktu sedang berkumpul bersama entah di dalam mobil ataupun di kantor. Dengan wajah (pura-pura) sedih saya meminta perhatian sahabat-sahabat saya itu untuk mendengarkan sesuatu yg akan saya bicarakan. “Gue mau resign…” lalu mereka terdiam untuk selang beberapa lama kemudian bertanya dengan penuh semangat “ah yang bener lo?!!! Kapaan ?!! Udah final nih? ke perusahaan mana?” begitulah pertanyaan-pertanyaan mereka bertubi-tubi dengan penuh harap akan jawaban saya dan kesedihan yang terlihat di wajah mereka. Sementara setelah itu dengan tenangnya saya akan menjawab “ yah gue mau resign…entah kapan, suatu saat khan gue pasti resign, elo juga khan? hahahaha” saya tertawa terbahak-bahak karena sudah berhasil membuat mereka panik dan sedih sesaat. Puas rasanya. Dan itu saya lakukan beberapa kali di beberapa kesempatan kepada kumpulan sahabat yg berbeda. Puas rasanya.
Tapi sekarang…
Ironi Engkong Maman, Ironi Kita…
Posted by Moi in What's on my mind on December 7, 2010
Pagi hari di sabtu yang indah, saya beserta keluarga menikmat pagi di teras rumah kami. Menikmati satu teko teh hangat berteman kue lupis yang berlapis cairan gula merah yang benar-benar membuat pagi itu menjadi pagi yang sempurna bagi kebersamaan kita sekeluarga di teras rumah.
Tak lama berselang ditengah canda tawa kami dan kelakar saya kepada anak-anak yang sangat menikmati kebersamaan bersama saya dan mamanya, tiba-tiba mata saya tertuju pada sebuah kegiatan seseorang di sudut depan rumah kami, tempat sampah. Tempat sampah itu berjarak sekitar 7 meter di sebrang rumah kami dan disitu terlihat seseorang yang sudah tidak asing lagi bagi kami sejak 5 tahun lalu kami pindah ke rumah baru kami di Bekasi.
Terlihat sibuk Engkong Maman (bukan nama sebenarnya) menyapu bersih sampah-sampah hasil kegiatan rumah tangga beberapa rumah di blok lokasi rumah kami. Biasanya Engkong Maman mengambil sampah setiap 2 hari sekali dan membuangnya ke suatu tempat pembuangan akhir sampah di daerah kami.
Merayakan hilangnya waktu?
Posted by Moi in What's on my mind on November 14, 2010
Menelusuri kembali blog muhasabah milad saya yang ke 35 pada postingan ini, membuat saya berfikir akan bentuk perubahan yang saya capai selama setahun ini. Terngiang jelas wejangan Imam Al Ghazali tentang makna waktu bahwa “Yang terjauh dari diri seorang manusia adalah MASA LALUnya”.
Hari ini, persis 2 hari setelah milad ke 36 tahun hitungan dunia keberadaan saya di dunia fana dan semu ini. 1 tahun berkurang jatah hidup dan 1 tahun bertambah hitungan mundur sisa hidup saya.
Tulisan ini ada diiringi lagu Opick berjudul “Bila waktu telah berakhir” kira-kira syairnya spt ini;
Bila waktu telah berakhir, teman sejati tinggallah amal. Bila waktu telah terhenti teman sejati tinggallah sepi.
Kemudian terngiang di fikiran saya akan nasihat Iman Al Ghazali yang lain bahwa “Yang terdekat dari seorang manusia adalah KEMATIANnya sendiri”. Betapa sebuah nasihat yang luar biasa bermakna, sangat menyentuh dan tentunya sarat dengan ilmu illahi yang sangat dalam untuk digali lebih lanjut. Sebuah perjalanan panjang yang akan saya hadapi nanti, anda juga akan menghadapinya. Pertanyaannya, Are you ready? Ready gak ready yaah musti ready-laah…
Read the rest of this entry »
Jangan minum & makan sambil berdiri!
Posted by Moi in Pesan Rasulullah on October 29, 2010
Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi”. (HR. Muslim dan Turmidzi)
Bersabda Nabi dari Abu Hurairah,“Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)
Rahasia Medis Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya Read the rest of this entry »
Jangan meniup minuman!
Posted by Moi in Pesan Rasulullah on October 15, 2010
Dari Ibnu Abbas, “Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang untuk bernafas atau meniup wadah air minum.” (HR. Al-Tirmidzi no. 1888 dan Abu Dawud no. 3728, dan hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani)
Dan juga hadits Abu Sa’id al-Khudri radliyallah ‘anhu, Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam melarang untuk meniup di dalam air minum.” (HR. al-Tirmidzi no. 1887 dan beliau menyahihkannya)
Sebagaimana yang diketahui, air memiliki nama ilmiah H20. ini berarti di dalam air terdapat 2 buah atom hidrogen dan satu buah atom oksigen yang mana 2 atom hidrogen tersebut terikat dalam satu buah atom oksigen. Dan apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2). Dan apabila karbon dioksida (CO2) bercampur dengan air (H20), akan menjadi senyawa asam karbonat (H2CO3). Zat asam inilah yang berbahaya bila masuk kedalam tubuh kita. senyawa H2CO3 adalah senyawa asam yang lemah sehingga efek terhadap tubuh memang kurang berpengaruh tapi ada baiknya kalau kita mengurangi masuknya zat asam kedalam tubuh kita karena dapat membahayakan kesehatan. Read the rest of this entry »



Komentar sahabat